Skip to content
Yayasan Tifa

Yayasan Tifa

Mempromosikan Masyarakat Terbuka

  • Beranda
  • Ourwork
    • CFP 2024
    • Jurnalisme Aman
    • Flexible Responsive Fund
    • Digital Democracy Initiative
  • Tentang Kami
    • TIM KAMI
  • MITRA KAMI
  • Artikel
  • Publikasi
    • Pojok Literasi
    • Laporan Tahunan
  • Karier

Tag: akses keadilan

Pedoman Pencegahan Praktik Penyiksaan Oleh Aparat Negara

June 13, 2022June 13, 2022 Communication and Campaign Officer TifaLeave a comment

Penyiksaan oleh aparat negara, sayangnya, seringkali dipandang wajar oelh masyarakat. Padahal status sebagai aparat negara bukanlah lisensi untuk bertindak sewenang-wenang. Penyiksaan adalah perbuatan kriminal yang melanggar HAM, tidak peduli siapakah pelakunya. Apa yang harus masyarakat sipil lakukan jika mengalaminya? Apa yang harus Anda lakukan sebagai penegak hukum jika mendapati kekerasan terjadi? Temukan dalam buku ini…Continue reading Pedoman Pencegahan Praktik Penyiksaan Oleh Aparat Negara →

Memperbesar Jangkauan Bantuan Hukum untuk Masyarakat Desa

March 10, 2017 Communication and Campaign Officer Tifa

  Konflik antara penguasa dan masyarakat sering terjadi di Indonesia. Sayangnya, setiap kali konflik tersebut berkembang ke ranah hukum, masyarakat acap kali menjadi pihak yang lemah karena mereka tidak memiliki banyak pengetahuan tentang hukum. Itulah mengapa bantuan hukum bagi masyarakat akar rumput dan kelompok miskin serta minoritas sangat dibutuhkan. Namun, karena jumlah bantuan hukum tidak…Continue reading Memperbesar Jangkauan Bantuan Hukum untuk Masyarakat Desa →

Bela Nagari: Memperjuangkan Hak Atas Lahan Lewat Pendidikan Hukum

February 22, 2017 Communication and Campaign Officer Tifa

Warga acapkali menjadi korban kesewenang-wenangan pihak yang lebih berkuasa, baik pemerintah maupun pemilik modal, karena tidak memiliki pengetahuan hukum yang cukup. Hal ini dialami warga di Nagari Alahan nan Tigo dan Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat. Pada tahun 1985, PT. Tidar Kerinci Agung (TKA) yang merupakan perusahan kelapa sawit…Continue reading Bela Nagari: Memperjuangkan Hak Atas Lahan Lewat Pendidikan Hukum →

Pasar Gotong Royong: Gugatan Para Pedagang terhadap Proses Revitalisasi Pasar Limbangan

February 17, 2017 Communication and Campaign Officer Tifa

Dalam sistem demokrasi, proses perencanaan dan revisi kebijakan tata ruang seharusnya melibatkan partisipasi warga. Namun, dalam praktiknya, warga sering kali tidak diikutsertakan dalam proses perencanaan tata ruang kota. Hal ini juga dialami oleh warga Kampung Sindang Anom dan pedagang di Pasar Limbangan, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Pada tahun 2012, Pemerintah Kabupaten Garut berniat merevitalisasi…Continue reading Pasar Gotong Royong: Gugatan Para Pedagang terhadap Proses Revitalisasi Pasar Limbangan →

“Kathok Abang”

January 27, 2017 Communication and Campaign Officer Tifa

Perebutan sumberdaya alam merupakan konflik klasik dalam sejarah Indonesia. Dalam berbagai kasus, konflik yang terjadi acapkali melibatkan pertentangan antara kepentingan kelompok warga dengan kepentingan pihak yang lebih berkuasa seperti pemerintah maupun pemilik modal. Ketika konflik berkembang ke ranah hukum, warga umumnya menjadi pihak yang lemah karena keterbatasan  pengetahuan soal hukum. Disinilah paralegal komunitas berperan. Seperti yang…Continue reading “Kathok Abang” →

Forum Regional untuk Akses Keadilan di ASEAN

June 7, 2016 Communication and Campaign Officer Tifa

Isu mengenai bantuan hukum untuk kelompok masyarakat miskin dan minoritas merupakan salah satu dari 17 Tujuan Global (Global Goals) yang diusung dalam inisiatif Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals. Untuk mengkaji perkembangan akses hukum dan keadilan bagi masyarakat miskin dan minoritas di ASEAN, Open Society Foundation (OSF) turut serta menyelenggaran Konsultasi Regional ASEAN tentang…Continue reading Forum Regional untuk Akses Keadilan di ASEAN →

Siaran Pers Menolak Pemberangusan Demokrasi

May 17, 2016 Communication and Campaign Officer Tifa

Belakangan, aksi-aksi pembatasan ekspresi dan pendapat makin marak terjadi. Aksi ini umumnya dilakukan melalui tindakan pelarangan, pembubaran, intimidasi, bahkan penangkapan. Berbagai kelompok masyarakat pun membuat pernyataan sikap yang mengecam aksi-aksi yang dianggap berbagi militerisme dan anti-demookrasi tersebut. Simak rilis* dari Gema Demokrasi yang merupakan rekanan dan Yayasan TIFA. *Isi siaran pers ini merupakan pandangan dari mitra dan jaringan…Continue reading Siaran Pers Menolak Pemberangusan Demokrasi →

Ulasan Mendalam

Catatan Kritis Tifa untuk UU No. 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi

November 17, 2022November 17, 2022

Penulis: Debora Irene Christine, Project Manager for Data Policy and Governance Yayasan Tifa dan Shita Laksmi, Direktur Eksekutif Yayasan Tifa

Artikel

Jurnalis Perempuan: Selalu Diawasi, Tak Pernah Dilindungi

January 15, 2026January 20, 2026

Pemenang Lomba (Juara 1) Analisis Artikel Indeks Keselamatan Jurnalis 2024Penulis: Rheinata Yuvian Tasman “Jangan jadi jurnalis, sih.” Ujar Lani Diana, jurnalis Majalah Tempo, diselingi tawa getir  di tengah obrolan kami. Sebagai perempuan yang memutuskan untuk meniti karier di dunia jurnalistik, Lani tidak pernah menyangka bahwa idealismenya akan berada di persimpangan. Tujuh tahun lalu, ia begitu…Continue reading Jurnalis Perempuan: Selalu Diawasi, Tak Pernah Dilindungi →

Search More

Kontak Kami

18 Office Park Lt. 15C-D
Jl. T.B. Simatupang No. 18
Jakarta Selatan, DKI Jakarta
Indonesia

Telp. +62 (21) 2270-1427
Fax. +62 (21) 2270-1427
Email: public[at]tifafoundation[dot]id

Pengumuman

Yayasan Tifa hanya melakukan mekanisme pengelolaan dana hibah untuk Organisasi Masyarakat Sipil di Indonesia melalui Call for Proposal dan Strategic Partnership. Kami tidak pernah mengelola dana hibah untuk individu/kelompok tertentu/organisasi yang tidak berbadan hukum.

Tentang Kami

Masyarakat terbuka adalah masyarakat yang bebas dan berkesempatan sama untuk berpikir, berpendapat, berkeyakinan, dan berpartisipasi secara bermakna dalam keputusan-keputusan yang mempengaruhi hidup mereka.

Tifa percaya bahwa masyarakat terbuka merupakan modal penting untuk menjaga kesehatan demokrasi dan lingkungan hidup di Indonesia.

Oleh karena itu, Tifa berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun kapasitas warga dalam merawat dan memanfaatkan harkat masyarakat terbuka, sambil mendorong negara agar memenuhi hak setiap warga dan responsif terhadap tuntutan mereka.

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • LINKEDIN
  • YouTube
© Tifa Foundation. All rights reserved.